Posted by: callighan | 14 July 2009

Ich Kann Nicht Sprechen Deutsch! (for now, at least)

Lady Britannia

Lady Britannia

Having absorbed Britannia’s tounge, I was a bit pompous and admittedly haughty in viewing learners of the English language. Naturally, I had absorbed a considerable vocabulary throughout my life and have impressed upon myself a sense of grammar. This sense of grammar enables me to feel my way to speaking or writing in the right manner-grammar wise. And from there I developed a love for the language and a feeling of ownership-I acted as if I own the language and I would leap at the slightest mistake in both grammar and vocabulary usage. Punctuation included.

Throughout the times, the most complaints I’ve heard from English learners are that it’s difficult to learn because of the difference in culture, the low self-confidence in speaking the language-especially when confronted by active speakers, et cetera, et cetera.

So as life is a wheel, I find myself on the other side of it when it comes to learning Deutsche.

There’s a feeling of wailing ineptitude when it comes to confronting or at least, seeing people speak Deutsche. I kept feeling like an outsider looking in-something I didn’t feel when I eased my way into English. Perhaps Sesame Street did help. Perhaps not. Or perhaps it was genetic.

Anyhow, there’s not muchto be gained from too much introspection in this matter.

And I suppose it’s just a matter of mindset; I’ll just have to put a German hat on in learning Deutsche.

In ending, I’d like to quote John Milton:

John Milton

The mind is its own place, and in itself, can make heaven of Hell, and a hell of Heaven.

Advertisements

Responses

  1. “Throughout the times, the most complaints I’ve heard from English learners are that it’s difficult to learn because of the difference in culture, the low self-confidence in speaking the language-especially when confronted by active speakers, et cetera, et cetera.”

    Truly, i feel like that too. obstacle for english learner, traumatic effect when can’t speechless when speaking english with people who have good english like u…

  2. 😀
    Then karma’s a bitch.
    German speaking people are kicking me in the arse.

    Tapi sebenarnya orang yang sudah mahir biasa saja kok dengan yang baru belajar. Kalaupun kesel dan berpikiran “kok bego bener sih ini orang”, ujung-ujungnya mau mengajari. Paling tidak mengoreksi salah omong atau salah tulisnya.

  3. Nurut gua orang kelewat memformalkan pelajaran bahasa. Kadang orang lupa bahasa itu budaya, seni. Jadi nggak perlu exact exact banget. Ini kita ngomong general just pengen “bisa” ya… laen kalo loe mau jadi pengacara misalnya.

    En gua selalu percaya bahasa itu mulainya dari kuping. Mendengar bukan baca. Buktinya apa ?
    Balita bule jago ngomong inggrisnya… do they know grammar ? Tenses, clauses, phrases ? I highly doubt it. They can’t even spell the word!
    Sama ajaibnya balita orang jawa jago bahasa jawanya.

    Biasakan mendengar… tiru abis bunyi ekspresinya pada kasus tertentu nggak usah mikir yang ruwet just tiru aja bunyinya. Oh kalo lagi beli barang begini… kalo lagi kaget begini… kalo lagi marah begini.

    Abang becak abis dibayar turis bilang “tengkyu” bulenya ngerti, senyum dan mbales “welcome”.
    THAT is communication se kampungan apa pun.

  4. Point of view yang bagus bro.

    Masuk akal juga. Jadi inget dulu cepet mengerti Inggris gara-gara sering nonton Sesame Street yang nota bene juga berisi komunikasi bunyi.

    Jadi kuncinya, sering-sering menonton dan mendengar bahasa lain.

    “Menyerap” dan bukan sekedar “belajar”.

    Wohoo… keluar juga indo-nya si Boots. 🙂

  5. Nice post Gan..

    Memahami bahasa asing memang penting..

    Namun terkadang kita malah melupakan bahasa asal kita sendiri dan malah berantakan jika kembali ke bahasa asal..hehe..

    Salam Kenal..
    Salam Perubahan..
    Salam Anak Bangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/07/17/pledoi-seorang-perokok/

  6. Wah betul itu.

    Saya paling tidak suka orang yang ragam bahasanya tidak baik. Bolehlah, berbicara atau menulis dengan ragam bahasa yang tidak baku, dengan catatan kita bisa menulis dan berbicara secara baik dan benar ala Gorys Keraf.:D

    Bahasa adalah bagian dari seni. Dan sebagai seorang yang sangat menyukai seni, berbahasa dengan baik dan benar merupakan suatu bentuk kesenian yang indah. Semacam high art lah.

    Namun seperti yang Bootsector katakan, jangan kelewat formal dalam berkomunikasi. Asal pesanya sudah dapat ditangkap ya tidak perlu mengoreksi pengucapanya.

    Salam anak bangsa juga sob! 🙂

  7. @Cali….
    Be careful of what you wish for… Mua ha ha hah ah ah a ha hahahhahahaaaa

    @Celoteh…..
    Bahasa indo berantakan bukan karena orangnya lebih sering ngomong atau belajar bahasa asing ?
    Ask any anak sma… mata UAS paling susah itu apa ? Bukan math, bukan fisika… it’s bahasa indonesia ding !
    Bahasa Indonesia berantakan karena keterbukaanya, karena keluwesannya dan karena keanekaragaman dialek daerahnya.

    Kasusnya mirip bahasa cina dan dialek lokalnya. Bahasa mandarin yang kita denger di film itu malah nggak umum di masyarakatnya tapi ya pasti pada ngerti.
    Persis kek kita disini bahasa baku malah kedengeran kaku…

    Strukturnya juga simple (nggak kenal gender nggak kenal waktu…) tapi dia nggak punya tatanan yang sistematik. Kalo loe pernah ngajarin orang bahasa indo loe ngerti dah apa yg gua maksud…

  8. English is not my mother tongue, but I put great interest in it because it sounds so melodious, especially when being spoken by its native speakers.

    I love your blog. I hope you keep blogging in English.

    Salam kenal!

  9. Oh thank you for such kind words.

    I definitely won’t blog in Indonesian.

    Salam kenal juga.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: